Rabu, 08 Desember 2010

Perawatan Telinga


Jangan mengorek-ngorek telinga anda dengan kuku saat kemasukan air misalnya saat berenang.

Loncat-loncat dalam posisi miring sesuai dengan bagian telinga yang kemasukan air atau berbaring miring dapat membantu mengeluarkan air.

Menggunakan earphone dengan volume yang terlalu kerasdalam waktu yang terlalu lama dapat mengurangi kemampuan pendengaran.

Rabu, 21 April 2010

Antibiotika Untuk Melindungi Pendengaran?

Studi terbaru menunjukkan bahwa antibiotika yang diketahui dapat menyebabkan efek samping tuli pada manusia, ternyata menghasilkan efek bertentangan, yaitu memberikan efek perlindungan terhadap pendengaran tikus sangat muda, jika diberikan dalam dosis sangat rendah dan kerja panjang.

hearing

Jumat, 18 Desember 2009

Vaksin tanpa jarum untuk Telinga

Jarum suntik sangat menakutkan bagi anak-anak, dan bahkan obat juga kurang disukai oleh anak dikarenakan baunya yang tidak sedap dan rasanya yang tidak enak. Karena itu tim peneliti Nationwide children’s hospital Colombus Ohio melakukan studi yang mengembangkan vaksin yang cukup diberikan hanya dengan 1 tetes larutan. Tetesan ini tidak disuntikkan atau bahkan tidak perlu ditelan, tetapi tetesan ini cukup dioleskan dibagian luar telinga. Dan yang paling utama adalah vaksin ini dirancang dapat mencegah infeksi telinga sebelum infeksi ini timbul.

Minggu, 13 Desember 2009

Obat Nyeri Tenggorakan



Studi terbaru menyebutkan bahwa pasien dewasa yang mendapatkan pengobatan anti nyeri tenggorokan, steroid dosis tunggal bersama-sama dengan antibiotika dapat menghilangkan nyeri lebih cepat dan efektif dibandingkan peberian antibiotika saja.

Dr Matthew Thompson dkk dari University of Oxford menganalisis hasil uji klinik yang menbandingkan kortikosteroiodterhadap placebo pada pasien dewasa dan anak-anak. Secara keseluruhan diteliti 743 subyek (369 anak-anak dan 374 dewasa). Seluruh subyek tersebut mengeluh gejala sait tenggorokan berat.

Ditemukan bahwa kortikosteroid yang diberikan bersama antibiotika cenderung 3 kali lipat lebih kuat menghilangkan nyeri setelah 24 jam, dibandingkan placebo. Meskipun demikian efeknya terhadap nyeri setelah 24 jam kurang begitu nyata, karena itu para peneliti menduga bahwa steroid dosis tunggal sudah mencukupi.

Selain itu kortokosteroid juga mengurangi waktu rata-rata hilangnya nyeri sekitar 6 jam. Tetapi efek nyata ersebut hanya terjadi pada pasien dewasa dan hanya pada subyek yang mendapat steroid oral. Dalam studi tersebut juga ditemukan bahwa pemberian analgesic tidak mempunyai pengaruh apa-apa.

Sumber : MU (medical update September 2009)